Pria ini sedang memperbarui sistem navigasi motornya. Tapi bukannya mengunduh aplikasi atau menggunakan GPS, dia malah memasukkan gulungan kertas panjang ke dalam motornya. Kedengarannya aneh, apalagi motor ini akan digunakan untuk menyeberangi gurun, pegunungan, dan ribuan kilometer medan yang nyaris tanpa jalan. Namun justru itulah yang membuat balapan Dakar Rally berbeda. Di balapan ini, tugas pembalap bukan hanya melaju secepat mungkin, tetapi juga menemukan jalannya sendiri, oleh karena itulah penggunaan GPS dilarang. Sebagai gantinya, mereka hanya diberi sebuah roadbook, yaitu gulungan kertas yang berisi petunjuk navigasi untuk seluruh rute balapan. Di dalamnya tidak ada peta digital atau petunjuk arah otomatis, hanya deretan simbol sederhana yang disebut tulip diagram, yang dilengkapi dengan jarak dan peringatan bahaya. Saat melaju kencang di tengah gurun, pembalap harus mencocokkan petunjuk di roadbook dengan odometer motornya, lalu menggulirkan kertas itu sedikit demi sedikit dengan menggunakan tombol di setang untuk melihat instruksi berikutnya. Semua ini dilakukan sambil menghantam bukit pasir dan batuan dengan kecepatan yang tinggi. Dan jika mereka salah membaca satu simbol saja, mereka bisa tersesat.
credits : @motopixeltvtiktok/TT @redbulllatino/TT @ktm_official/TT @redbullmotorsports/TT @redbullsk/TT @RedBullRally/YT @dutainfo
#faktaunik #faktamenarik #faktadunia #education #science #technology #technique #shortsfeed #shortsvideo #shortsviral #navigation #dakar #dakardesertrally #motorcycle #motorsport #roadbook
source

roadbooknya lebih akurat dibandingkan gps
Wah jarang dibahas ini, pakai suara asli aja min. 🙂